Polri Hadir di Garis Depan Bencana, Polda Sumbar Kerahkan Helikopter Salurkan Bantuan ke Agam
SUMATERA BARAT — Komitmen Polri dalam melindungi dan melayani masyarakat kembali ditunjukkan oleh Polda Sumatera Barat. Di tengah bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah, Polda Sumbar mengerahkan dukungan udara Polri guna memastikan bantuan kemanusiaan dapat menjangkau daerah-daerah yang terisolasi akibat terputusnya akses darat.
Pada Senin (29/12/2025), Polda Sumbar melalui Satgas Tanggap Bencana mengoperasikan helikopter Polri jenis Dauphin AS365N3 untuk menyalurkan bantuan logistik sekaligus melakukan pemantauan udara di wilayah terdampak banjir, khususnya Palambayan, Kabupaten Agam.
Misi kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Kaposko Satgas Tanggap Bencana Polda Sumbar Kombes Pol Nadi Chaidir, didampingi Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Lukman Malik. Kehadiran pimpinan di lapangan menjadi bukti keseriusan Polri dalam memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat di tengah situasi darurat.
Helikopter lepas landas dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dengan membawa 290 kilogram bantuan logistik, terdiri dari beras, mi instan, minyak goreng, ikan sarden, serta air mineral. Bantuan tersebut disalurkan langsung ke Posko Polri Palambayan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak banjir.
Selain pendistribusian bantuan, operasi udara ini juga dimanfaatkan untuk pemantauan kondisi wilayah dari udara. Hasil observasi menunjukkan masih terdapat rumah warga yang mengalami kerusakan, akses jalan yang terputus, serta potensi longsor di sejumlah titik sepanjang aliran sungai akibat tingginya debit air dan pergerakan tanah.
Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Susmelawati Rosya menegaskan bahwa pengerahan helikopter merupakan langkah strategis untuk mempercepat penanganan bencana di wilayah yang sulit dijangkau.
“Polri, khususnya Polda Sumbar, hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat tidak berjuang sendiri saat bencana terjadi. Dukungan transportasi udara menjadi kunci agar bantuan dapat segera menjangkau wilayah-wilayah terisolir,” ujar Kombes Pol Susmelawati.
Ia menambahkan, operasi kemanusiaan ini juga mencerminkan soliditas internal Polri, dengan adanya dukungan Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda Sulawesi Selatan yang turut memperkuat pelaksanaan misi kemanusiaan di Sumatera Barat.
“Kami mengapresiasi dukungan BKO dari Polda Sulsel. Ini menunjukkan bahwa Polri adalah satu kesatuan yang solid, bergerak bersama untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat tanpa sekat wilayah,” tambahnya.
Polda Sumbar memastikan akan terus melakukan pemantauan kondisi lapangan, pendistribusian bantuan lanjutan, serta pengamanan wilayah terdampak bencana, hingga situasi benar-benar kondusif dan kehidupan masyarakat berangsur pulih.
Di tengah keterbatasan akses dan kondisi alam yang menantang, kehadiran helikopter Polri menjadi simbol nyata bahwa negara hadir hingga ke wilayah terluar dan tersulit, membawa bantuan, perlindungan, serta harapan bagi masyarakat terdampak bencana.
TIM

Tidak ada komentar