PADANG, SUMBARRAYA.COM — Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., menegaskan pentingnya disiplin, integritas, dan profesionalisme seluruh personel dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.
Penegasan tersebut disampaikan Kapolda Sumbar saat memimpin apel pagi pada Senin (3/8/2026).
Memasuki empat minggu masa pengabdiannya di Sumatera Barat, Kapolda menyampaikan bahwa terdapat sejumlah persoalan yang berpotensi berdampak terhadap institusi. Karena itu, ia menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi pelanggaran yang dilakukan oleh personel.
“Tidak ada celah dan tidak ada pembiaran bagi personel yang melakukan pelanggaran. Setiap pelanggaran akan diproses secara tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Djati Wiyoto Abadhy.
Menurutnya, disiplin dan integritas merupakan fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Setiap anggota dituntut memahami tugas dan tanggung jawabnya serta menjalankan fungsi kepolisian secara profesional.
Antrean BBM Jadi Perhatian Kapolda
Dalam arahannya, Kapolda Sumbar juga memberikan perhatian khusus terhadap persoalan antrean bahan bakar minyak (BBM) yang menjadi salah satu perhatian masyarakat.
Ia menekankan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif tidak dapat terwujud dengan sendirinya.
“Kemanan lahir dari kerja keras, kepedulian, sinergi, dan pengelolaan yang baik oleh seluruh jajaran bersama para pemangku kepentingan,” ujarnya.
Karena itu, jajaran Polda Sumbar diharapkan dapat memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk persoalan antrean BBM yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas apabila tidak dikelola dengan baik.
Personel Diminta Saling Mengingatkan
Kapolda juga meminta seluruh personel memahami dan melaksanakan tugas pokok serta fungsinya dengan penuh tanggung jawab.
Selain itu, personel diminta saling mengingatkan dalam kebaikan serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pelayanan Polri, kata Kapolda, harus mengedepankan profesionalisme, sisi humanis, dan responsivitas.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Sumatera Barat.
(Redaksi Sumbarraya.com)

0 Komentar