• Breaking News

    Advertisement

    loading...

    Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin Soroti Bahaya Jalur Padang Panjang–Bukittinggi Pasca Laka Fatal



    SUMBAR | Tragedi kecelakaan lalu lintas yang menewaskan lima orang di jalur Padang Panjang–Bukittinggi menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Sumatera Barat. Di tengah situasi kritis tersebut, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumbar Brigjen Pol Solihin turun langsung ke lapangan untuk memimpin penanganan kecelakaan, menegaskan keselamatan dan kemanusiaan sebagai prioritas utama.

    Tanpa menunggu laporan berjenjang, Brigjen Pol Solihin mendatangi langsung Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jorong Pincuran Tinggi, Nagari Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar. Kehadirannya memastikan proses evakuasi korban, pengamanan lokasi, serta pengaturan arus lalu lintas berjalan cepat, tertib, dan terkendali.

    Di bawah pengawasan langsung Wakapolda Sumbar, personel kepolisian bersinergi dengan tenaga medis dan relawan mengevakuasi korban dari lokasi kejadian yang sempat dipenuhi puing kendaraan dan kerumunan warga. Jalur Padang Panjang–Bukittinggi yang dikenal memiliki turunan panjang dan lalu lintas padat segera disterilkan guna mencegah kecelakaan lanjutan.

    Kecelakaan tragis tersebut melibatkan satu unit truk trailer bermuatan pupuk, sebuah truk box, serta beberapa sepeda motor. Berdasarkan keterangan awal di lapangan, truk trailer yang melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang diduga mengalami kegagalan sistem pengereman saat melintasi turunan.

    Akibat dugaan rem blong, truk trailer menghantam truk box di depannya hingga terdorong dan menabrak sepeda motor, pangkalan ojek, pejalan kaki, serta bangunan warung warga. Kendaraan besar tersebut baru berhenti setelah masuk ke halaman rumah warga, menimbulkan kepanikan dan kerusakan di sepanjang jalur.

    Di lokasi kejadian, Brigjen Pol Solihin menyampaikan pernyataan resmi dengan nada tegas namun penuh empati. Ia menegaskan bahwa fokus utama Polda Sumbar adalah penanganan korban, sementara proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan menyeluruh.

    “Atas nama Polda Sumatera Barat dan Bapak Kapolda Sumbar, kami menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban meninggal dunia dan keluarga yang ditinggalkan. Dugaan sementara mengarah pada rem blong, namun seluruhnya masih kami dalami melalui penyelidikan,” ujar Brigjen Pol Solihin.

    Usai dari TKP, Wakapolda Sumbar melanjutkan langkah kemanusiaannya dengan mengunjungi para korban luka yang dirawat di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina, Padang Panjang. Ia memastikan seluruh korban mendapat penanganan medis optimal serta pendampingan yang layak.

    “Penanganan korban adalah prioritas utama kami. Negara harus hadir saat masyarakat tertimpa musibah. Proses hukum tetap berjalan, namun kemanusiaan tidak boleh tertunda,” tegasnya.

    Data sementara mencatat lima korban meninggal dunia, terdiri dari pengendara sepeda motor, penumpang, pejalan kaki, pengemudi truk trailer, serta satu korban lain yang masih dalam proses pendataan. Sementara itu, empat korban luka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

    Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol Solihin juga menyoroti karakteristik jalur Padang Panjang–Bukittinggi yang kerap menjadi lokasi rawan kecelakaan. Ia mengingatkan pengemudi, khususnya kendaraan bermuatan besar, agar lebih disiplin dan bertanggung jawab saat melintas.

    “Kami mengimbau seluruh pengguna jalan memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, mengendalikan kecepatan, dan mematuhi rambu lalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” imbaunya.

    Sebagai tindak lanjut, Brigjen Pol Solihin menegaskan Polda Sumatera Barat akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi terhadap pengaturan lalu lintas kendaraan berat, termasuk kemungkinan pembatasan jam operasional di jalur rawan kecelakaan.

    Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan berlalu lintas. Di tengah duka, kepemimpinan Brigjen Pol Solihin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dengan pendekatan humanis dan bertanggung jawab.


    (TIM)

    Tidak ada komentar

    ada

    ada

    Post Bottom Ad

    ad728
    PT. Prosumbar Media Group, Mengucapkan: Selamat datang di www.sumbarraya.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Nov Wibawa