Dedi Irawan Gulirkan Program Traumatic Healing Berbasis Tauhid bagi Korban Bencana di Tanah Datar
Tanah Datar, Sumbarraya — Anggota DPRD Tanah Datar dari Dapil 3, Dedi Irawan, menggagas dan melaksanakan program Traumatic Healing berbasis tauhid dan agama bagi masyarakat terdampak bencana alam yang melanda Sumatera Barat pada 26 November lalu. Program ini menjadi salah satu upaya pemulihan psikologis dan spiritual pascabencana, di tengah distribusi bantuan logistik dan rehabilitasi sarana air bersih khususnya di Kecamatan X Koto dan Batipuh.
Inisiatif tersebut digerakkan Dedi Irawan melalui donasi yang ia galang secara pribadi sebagai bentuk kepedulian kolektif untuk meringankan beban masyarakat, sekaligus mendukung pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam penanganan dampak bencana. Menurutnya, musibah besar yang menimpa daerah itu adalah bentuk takdir dan ketentuan Allah SWT yang menguji iman, kesabaran, dan keikhlasan umat.
“Bencana ini adalah cara Allah SWT menyapa umat-Nya agar kita kembali meningkatkan keimanan dan menjadikan musibah sebagai muhasabah diri,” ujar Dedi Irawan.
Program Traumatic Healing ini dilaksanakan di aula penampungan Kantor Camat X Koto Panyalaian. Selain pendampingan spiritual, Dedi Irawan juga menyerahkan bantuan berupa kain sarung, mukena, topi rajut, Al-Qur’an, dan sajadah kepada para pengungsi.
Kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai Jumat 5 Desember hingga Selasa 9 Desember 2025, dengan rangkaian agenda salat Magrib berjemaah, ceramah agama oleh ustaz dan ulama, serta kegiatan mengaji Al-Qur’an. Seluruh aktivitas ditujukan untuk menenangkan batin para penyintas dan memperkuat keteguhan iman mereka dalam menghadapi cobaan.
Dedi Irawan berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat menemukan kembali ketenangan dan kedekatan kepada Allah SWT. “Semoga melalui program ini kita semakin sabar, tawakal, dan ikhlas menghadapi ujian. Semoga Allah menjauhkan kita dari bencana dan memberikan kekuatan kepada seluruh korban,” ujarnya.
Program ini terselenggara berkat kolaborasi dengan Kosgoro 1957 Provinsi Sumatera Barat di bawah dukungan Ir. Weno Aulia Durin, serta para ulama Padang Panjang dan sahabat-sahabat yang memberikan donasi. Dedi Irawan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.
“Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh pihak yang membantu terselenggaranya program ini, khususnya Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE.MM, dan Camat X Koto, Pak Yahya,” ungkapnya.
Dengan pendekatan berbasis tauhid, kegiatan ini bukan hanya menolong masyarakat secara fisik, tetapi juga menguatkan mental dan spiritual mereka sebagai bekal menghadapi masa pemulihan pascabencana.
(YDV)

Tidak ada komentar