• Breaking News

    Pedestrian Kawasan Wisata, Batang Arau Akan Di Sulap Jadi Objek Wisata Baru

     

    SUMBARRAYA.COM - - -
     
    Pemerintah Pusat melalui Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BP2W) melanjutkan pembangunan pedestrian dengan anggaran lebih kurang Rp14 miliar tahun 2019 ini. Proyek yang dikerjakan PT Fikri Bangun Persada jo PT Sulfi Sukses Abadi, ditargetkan tuntas akhir Desember 2019.
     

    "Sejauh ini belum ada kendala, baik dari pasokan material maupun gangguan dari masyarakat sekitar proyek," demikian dikatakan Ka . Satker, Fery pada Sumbar Raya.com (18/9) di Loby Kantornya.
     
     
    Fery juga mengatakan, saya yakin proyek ini akan selesai sesuai dengan waktu yang sudah di tetapkan, masyarakat disekitar proyek sangat mendukung karena masyarakat sendiri yang meminta proyek di kerejakan, ucapnya dengan nada optimis. 

    Dari pantauan lapangan, proyek Revitalisasi Batang Arau ini merupakan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dibawah Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumbar. Di Sumbar terdapat 9.331,75 hektare kawasan kumuh. Selauas 789,89 hektare kawasan kumuh di Sumbar akan dituntaskan tahun ini, di Kota Padang akan dituntaskan 117 hektare.

    Artul sebagai pelaksana dari PT. Fikri Bangun Perdana Jo mengaku realisasi pengerjaan hingga hari ini sudah mencapai 35 persen, secara fisik pengerjaan sudah sampai di Masjid Darussalam Kelurahan Seberang Palinggam. 

    "Dukungan dari berbagai pihak menambah kelancaran pengerjaan proyek ini, hal inilah yang membuat kami optimis pengerjaan selesai tepat waktu,"terang Artul.

    "Masyarakat sangat ingin kampung mereka di bangun, apalagi kampung yang akan dipercantik akan menjadi objek wisata baru di kawasan Gunung Padang," ujarnya lagi.

    Batang Arau Objek Wisata Baru

    Dengan anggaran sebanyak itu, dengan sendirinya kawasan Batang Arau yang dulu Kumuh akan menjadi Cantik Dan Indah, serta berubah menjadi Objek Wisata Baru di Kota Padang demikian di 
    ungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Arfian.

    Arfian juga menjelaskan, bahwa sungai Batang Arau berada dalam area pengembangan Taman Siti Nurbaya Gunung Padang, sebagai objek utama pengembangan p,ariwisata Kota Padang. Untuk itu saya mengimbau agar pedagang di Pantai Air Manis dan masyarakat di kawasan Batang Arau ikut menyukseskan program dari Kementrian PUPR tersebut. Diharapkan pedagang yang terhambat aktivitasnya karena proses pengerjaan, sementara waktu harus menerima jika dipindahkan ke lokasi sekitar.

      Arfian juga berharap dengan selesainya proyek tersebut, Batang Arau akan semakin ramai dikunjungi wisatawan. Selain bertujuan meningkatkan angka kunjungan wisatawan, tetapi juga diharapkan dapat menggenjot perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.

    “Wisatawan pun akan merasa lebih nyaman apabila pembenahan tuntas,” tutup Arfian. 

    (int/wik)