Sumbar Raya-----Nagari Tuo Pariangan memiliki landscape nan indah dan menawan, ini sangat
cocok bagi yang hoby Fotografi maupun seni rupa. Tidak hanya memiliki pesona
alam nan menawan nagari ini juga terkenal dengan asal usulnya orang
Minangkabau. Didaulat sebagai nagari terindah di dunia oleh salah satu majalah
wisata terkenal dunia Travel Budget terbitan
Amerika, nagari ini banyak dikunjungi wisatawan baik domestik maupun internasional.
Kunjungan wisatawan perharinya mencapai 500 orang.
Hal ini juga menjadikan spirit dan inspirasi bagi para pencinta seni
terutama seni rupa Sumatera Barat yang melakukan festival seni rupa di Nagari
Tuo Pariangan tersebut. Festival yang dimotori oleh Drs. Asnam Rasyid dan komunitas
seni rupa Sumatera Barat ini mengabadikan momen indah Nagari Tuo Pariangan di
atas canvas. Festival Seni Rupa tersebut dibuka langsung Gubernur Sumatera
Barat Irwan Prayitno di damping Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi, Jum'at
(04/11) di areal persawahan Guguak Nagari Tuo Pariangan.
Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi dalam sambutannya sampaikan rasa
syukur dan terima kasih karena telah menjadikan Nagari Tuo Pariangan sebagai
salah satu tempat kegiatan seni rupa bagi para pencinta seni rupa Sumatera
Barat. Kepada yayasan seni rupa Sumatera Barat
Irdinansyah beri apreseasi karena setelah ini tentu Nagari Tuo akan
semakin banyak dikunjungi wisatawan, ujarnya.
Kedepan ia berharap kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui
Gubernur, agar dapat mengalokasikan anggaran untuk perbaikan infrastruktur
terutama jalan, karena saat ini kondisi jalan sangat sulit dilalui kendaraan
roda empat terutama bus, selain jalan sempit juga banyak yang berlobang. Selain
itu untuk bus pariwisata perlu juga dibuatkan sarana parkir sehingga wisatawan
akan nyaman berkunjung kesini, jelas Irdinansyah.
Kepada masyarakat,bupati himbau untuk menerima tamu atau pengunjung dengan
senyum dan keramahan, ciptakan kenyamanan, karena ini semua anugerah dari tuhan
kepada kita, pungkasnya.
Sementara itu Gubernur Irwan Prayitno, sampaikan kepada pemerintah daerah
dan masyarakat untuk dapat mensiasati agar banyak tamu yang datang ke nagari
tuo ini, mereka berbelanja disini, menikmati pesona kuliner tradisional disini,
jadi mari kita ciptakan suasana nyaman, tentram dan aman berwisata menikmati
pesona alam nagari Terindah di Dunia ini, harap Irwan.
Gubernur juga ajak masyarakat, mari kita kelola dan bersyukur atas nikmat
Allah SWT ini. Pesan gubernur daerah kita sudah mendunia bahkan film layar
lebar yang saat ini sedang produksi, mengambil lokasi shootingnya di Nagari Tuo
ini, Laskar Pelangi yang mengangkat Bangka Belitung sekarang Nagari Tuo
Pariangan Tanah Datar, jadi mari kita jadikan destinasi wisata, jelas Irwan.
Kita dukung Nagari ini dengan tatanan adat, mari kita promosikan, salah
satunya dengan festival seni lukis ini. Munculkan tradisi adat disini seperti kesenian
silat, tradisi tradisi lainnya. kuliner tradisional. Kita jangan sampai
terpengaruh budaya luar, lestarikan budaya kita, harap Gubernur.
Pada kesempatan yang sama Drs. Asnam Rasyid ketua pelaksana festival jelaskan,
selama ini kita hanya melukis Bukitinggi, Payakumbuh, Ngarai atau Taram, ternyata
kita punya potensi lain yang indah untuk diabadikan di atas canvas yaitu Nagari
Tuo Pariangan. Kali ini kita bersama pelukis se Sumatera Barat selama tiga hari
di sini akan mengamadikan Nagari Terindah di Dunia Nagari Tuo Pariangan di atas
canvas, jelasnya.
Nagari Tuo Pariangan dengan keindahan pesona alam dan bangunan-bangunan
rumah bagojongnya punya daya tarik tersendiri untuk diabadikan melalui kuas,
pungkas Asnam. Semoga ini juga mejadi destinasi wisata menarik bagi para
pencinta seni baik fotografi maun pelukis, harap Asnam.
Turut hadir pada pembukaan festival seni rupa tersebut, Camat Pariangan,
tokoh masyarakat dan ratusan masyarakat yang memadati lokasi Festival.
(rel).

0 Komentar