Padang, Sumbarraya.Com.
Warga Gates Nan XX mulai berisik dan mempertanyakan kompetensi guru-guru SMP N 6 Padang. Kekhawatiran masyarakat Gates Nan XX sangat beralasan. Pasalnya, tugas yang diberikan oleh oknum guru ID salah seorang guru matematika, ternyata mengambil/mendownload sekolah lain, secara utuh. Ini jelas-jelas ancaman akan proses kurikulum di SMP N 6 Padang.
" Peran guru adalah sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, teladan, dan agen perubahan yang bertanggung jawab membentuk kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual peserta didik," ujar Ade Nursyaf Putra, salah seorang ketua RT di Gates Nan XX, ketika ditemui media ini Rabu 16/9 kediamannya.
Jika oknum guru dalam mendidik peserta didik, hanya melakukan copy paste dari bahan-bahan sekolah lain, ini jelas kemunduran untuk SMP N 6 Padang. Sebagai salah satu, sekolah SMP, yang cukup lama berdiri, ini pukulan telak. SMP N 6 tersebut berdiri 11 Juli 1967, sambung Ade Nursyaf Putra, salah satu tokoh Gates yang cukup vokal.
Untuk memaksimalkan peran masyarakat dalam dunia pendidikan, kita bisa saja melakukan masukan, kepada dinas pendidikan kota Padang.
" Kita minta Kadis Pendidikan mengevaluasi kompetensi guru-guru di SMP N 6 Padang, agar kejadian ini tidak berulang, " ujar Ketua Pemuda Sei. Barameh di tempat terpisah.
Nada kekecewaan juga disampaikan oleh ninik mamak tapian Gaung dari suku Jambak, Pebriyandi Rajo Gumilang. " Anak keponakan kami, banyak bersekolah di SMP N 6 Padang. Jika begitu cara salah satu oknum guru, mendidik anak keponakan kami, kami sangat kecewa, ujarnya.
Dilanjutkan juga, SMP N 6 merupakan sekolah tua di kota Padang. Harusnya, staf pengajar di sekolah tersebut dilaksanakan oleh guru- guru yang memiliki kompetensi melebihi sekolah-sekolah lainnya. Kami berharap, bidang GTK dinas pendidikan memperhatikan ini, tukuknya.
Sementara itu, Sherly Andila, Wakil Kepala Sekolah SMP N 6 Padang, bidang kurikulum ketika dikonfirmasi terkait pemberian tugas oleh oknum guru ID berujar, " Oalah, dipakai dengan judul-judulnya tidak diadaptasi. Nanti akan dievaluasi," katanya singkat.
(*)

0 Komentar