PASAMAN BARAT | SUMBARRAYA.COM — Hari pertama pelaksanaan Operasi Jaran Singgalang 2026, Polres Pasaman Barat melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) bersama Unit Reskrim Polsek Kinali berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial IG (26), yang diketahui merupakan residivis kasus serupa. Dari hasil pengembangan, petugas juga mengamankan tiga unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H. mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas tindak pidana pencurian kendaraan bermotor sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Dalam pelaksanaan Operasi Jaran Singgalang 2026, jajaran Polres Pasaman Barat berhasil mengamankan satu orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian kendaraan bermotor. Dari hasil pengembangan sementara, petugas juga berhasil mengamankan tiga unit sepeda motor,” ujar AKBP Agung.
IG diamankan petugas di pinggir jalan kawasan Jorong Sidomulyo, Nagari Mudiak Labuah, Kecamatan Kinali, pada Sabtu (5/9/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Pengungkapan kasus tersebut dilakukan jajaran Polres Pasaman Barat dengan melibatkan Satreskrim dan Unit Reskrim Polsek Kinali di bawah koordinasi Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat IPTU A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K. dan Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi, S.H.
Terungkap dari Hasil Pengembangan
Kapolres menerangkan, penangkapan terhadap IG dilakukan setelah petugas melakukan serangkaian penyelidikan dan pengembangan terkait dugaan pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polsek Kinali.
“Dari rangkaian penyelidikan dan pengembangan yang dilakukan petugas terhadap terduga pelaku, pelaku juga memiliki keterkaitan dengan tiga laporan polisi atas dugaan pencurian sepeda motor di wilayah Kecamatan Kinali,” ungkapnya.
Berdasarkan keterangan terduga pelaku, polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tiga unit sepeda motor yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.
Ketiga kendaraan yang diamankan masing-masing satu unit Honda Revo warna hitam dengan nomor polisi BB 5521 RZ milik Heriansyah, satu unit Yamaha Jupiter Z nomor polisi BA 7299 QN milik korban Sihel, serta satu unit Viar nomor polisi BA 4522 QY milik Raksa.
AKBP Agung menjelaskan, modus yang digunakan pelaku dalam sejumlah aksinya yakni dengan memantau kendaraan yang terparkir di tepi jalan. Setelah menemukan sasaran, pelaku kemudian mendorong kendaraan tersebut dan mempreteli kunci kontak sepeda motor hasil curian.
Namun, terdapat modus berbeda dalam kasus pencurian sepeda motor Honda Revo milik Heriansyah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (17/8/2026) di Simpang Panco, Jorong Langgam Saiyo, Nagari Langgam Saiyo, Kecamatan Kinali.
Dalam aksinya, pelaku diduga berpura-pura meminjam sepeda motor milik korban. Namun, kendaraan tersebut kemudian tidak dikembalikan kepada pemiliknya.
Polisi Masih Kembangkan Kasus
Kapolres menambahkan, dalam proses pengembangan, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.
Barang bukti tersebut ditemukan di kawasan Padang Ganting, Kecamatan Tigo Nagari, serta daerah Padang Jirek, Nagari Bunut Kinali.
“Saat ini kami masih melakukan pendalaman kasus ini, terkait adanya pelaku lain atau ada pihak yang membantu pelaku dalam menjalankan aksinya dan adanya korban lain yang masih belum melapor ke petugas Kepolisian,” papar AKBP Agung.
Saat ini, terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses hukum dan penyidikan lebih lanjut.
Penyidik Polsek Kinali menjerat terduga pelaku dengan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang mengatur mengenai tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.
Kapolres Pasaman Barat mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, menggunakan pengamanan tambahan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak pidana.
“Polres Pasaman Barat akan terus meningkatkan kegiatan pencegahan maupun penegakan hukum terhadap tindak pidana yang meresahkan masyarakat. Kami juga mengharapkan dukungan dan informasi dari masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Pasaman Barat,” tutup AKBP Agung.
(Puput | Sumbarraya.com)

0 Komentar