Padang – Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Provinsi Sumatera Barat periode 2025–2030 menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Kota Padang tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, para pengurus LPM kabupaten dan kota se-Sumatera Barat, serta berbagai elemen masyarakat yang selama ini menjadi mitra LPM dalam mendorong pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.
Salah satu sosok yang mendapat kepercayaan dalam kepengurusan baru adalah Cerint Iralloza Tasya yang resmi dilantik sebagai Bendahara DPD LPM Provinsi Sumatera Barat periode 2025–2030.
Amanah tersebut menjadi bentuk kepercayaan terhadap kapasitas dan komitmennya untuk ikut memperkuat organisasi melalui tata kelola keuangan yang profesional, transparan, efektif, dan akuntabel.
Penetapan Cerint Iralloza Tasya sebagai Bendahara juga mencerminkan komitmen DPD LPM Sumatera Barat dalam mendorong regenerasi kepemimpinan.
Kehadiran generasi muda di jajaran pengurus diharapkan mampu menghadirkan energi baru, inovasi, serta memperkuat tata kelola organisasi agar semakin adaptif menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.
Sebagai Bendahara, Cerint Iralloza Tasya memiliki tanggung jawab strategis dalam mengelola administrasi dan keuangan organisasi. Peran tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh program kerja dapat berjalan sesuai perencanaan, didukung pengelolaan anggaran yang tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Lebih dari sekadar mengelola keuangan, jabatan bendahara juga menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga kepercayaan seluruh anggota, mitra organisasi, serta masyarakat terhadap keberlangsungan program-program pemberdayaan yang dijalankan oleh LPM Sumatera Barat selama lima tahun ke depan.
LPM selama ini dikenal sebagai organisasi yang memiliki peran strategis dalam menghimpun partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Melalui berbagai program pemberdayaan, peningkatan kapasitas masyarakat, penguatan kelembagaan, hingga pengembangan ekonomi kerakyatan, LPM menjadi mitra pemerintah dalam mempercepat pembangunan dari tingkat nagari, desa, hingga perkotaan.
Dengan kepengurusan baru, DPD LPM Provinsi Sumatera Barat diharapkan mampu memperluas jangkauan program, mempererat koordinasi dengan pemerintah daerah, serta menghadirkan berbagai inovasi yang menjawab kebutuhan masyarakat sesuai perkembangan zaman.
Dalam keterangannya, Anggota DPD RI Cerint Iralloza Tasya menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan sekaligus menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
"Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Bendahara DPD LPM Provinsi Sumatera Barat periode 2025–2030. Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, profesionalisme, serta semangat pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, tujuan utama kepengurusan baru bukan hanya memperkuat organisasi secara internal, tetapi juga meningkatkan kontribusi nyata LPM dalam mendukung pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
"LPM memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan berbasis partisipasi masyarakat. Karena itu, pengelolaan organisasi, termasuk tata kelola keuangan, harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan efisien agar setiap program yang dirancang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Ia juga menilai bahwa keberhasilan organisasi tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan semangat kebersamaan dan kolaborasi seluruh pengurus.
"Kami ingin membangun budaya kerja yang solid, saling mendukung, dan mengedepankan kolaborasi. Dengan sinergi seluruh pengurus, pemerintah daerah, dan masyarakat, saya optimistis LPM Sumatera Barat akan semakin maju dan mampu menghadirkan berbagai program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
Cerint berharap kepengurusan DPD LPM Sumatera Barat periode 2025–2030 mampu menjadi organisasi yang semakin dipercaya masyarakat melalui kinerja yang nyata, terbuka, dan berorientasi pada pelayanan.
"Harapan saya, LPM Sumatera Barat terus menjadi organisasi yang adaptif, modern, dan mampu melahirkan berbagai inovasi pemberdayaan masyarakat. Semoga seluruh pengurus dapat menjaga integritas, memperkuat kebersamaan, serta terus mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap langkah pengabdian," tuturnya.
Pelantikan kepengurusan DPD LPM Provinsi Sumatera Barat periode 2025–2030 bukan hanya menjadi seremoni pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi awal komitmen bersama untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan kepengurusan yang baru, LPM Sumatera Barat diharapkan semakin aktif membangun kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ekonomi masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Sumatera Barat.
Kepercayaan yang diberikan kepada Cerint Iralloza Tasya sebagai Bendahara menjadi bagian dari langkah besar organisasi dalam menghadirkan tata kelola yang semakin profesional.
Amanah tersebut diharapkan mampu memperkuat fondasi organisasi sehingga DPD LPM Provinsi Sumatera Barat dapat terus menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan menjadi wadah pemberdayaan masyarakat yang semakin maju, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat. (**)

0 Komentar