Dirlantas Polda Sumbar Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas Melalui Kampanye Edukatif di Media Sosial



Padang,Sumbarraya – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas melalui berbagai pendekatan edukatif. Salah satunya dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana kampanye keselamatan berkendara yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

Melalui sebuah konten edukatif yang diunggah di media sosial, Ditlantas Polda Sumbar mengajak masyarakat untuk berbagi pengalaman mengenai perilaku pengendara di jalan yang paling sering membuat pengguna jalan lain merasa kesal, khawatir, bahkan harus beristighfar karena membahayakan keselamatan.

Dalam unggahan tersebut, sejumlah perilaku pengendara yang kerap dikeluhkan masyarakat ditampilkan, mulai dari berkendara dengan kecepatan tinggi di kawasan perkotaan, menerobos lampu merah, tidak menggunakan lampu sein saat berbelok, hingga penggunaan knalpot bising yang disertai aksi ugal-ugalan di jalan raya.

Kampanye tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak warganet yang turut memberikan komentar dan pengalaman mereka terkait berbagai pelanggaran lalu lintas yang masih sering ditemukan di jalan.

Melalui interaksi tersebut, Ditlantas Polda Sumbar berharap dapat membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., mengatakan bahwa keselamatan di jalan raya tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga pada kepatuhan setiap pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dalam berkendara. Banyak kecelakaan lalu lintas yang terjadi bukan karena faktor jalan atau kendaraan semata, tetapi berawal dari perilaku pengendara yang mengabaikan aturan dan keselamatan," ujar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq.

Menurutnya, perilaku seperti menerobos lampu merah, berpindah jalur secara tiba-tiba tanpa memberi isyarat, hingga mengemudi secara agresif merupakan tindakan yang sangat berisiko dan dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

"Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab kita dalam menjaga keselamatan bersama. Satu pelanggaran kecil dapat berpotensi menimbulkan kecelakaan yang berdampak besar," tambahnya.

Dirlantas juga menekankan pentingnya budaya saling menghormati antar pengguna jalan. Menurutnya, etika berlalu lintas harus menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat agar tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

"Kami ingin membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan yang lebih humanis dan edukatif. Media sosial menjadi salah satu sarana efektif untuk mengingatkan masyarakat bahwa setiap tindakan di jalan memiliki konsekuensi terhadap keselamatan orang lain," jelasnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Reza menyampaikan bahwa Ditlantas Polda Sumbar akan terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas melalui berbagai platform, baik secara langsung maupun digital.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sumatera Barat.

Ia berharap masyarakat tidak hanya menjadi pengguna jalan yang patuh terhadap aturan, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan bagi lingkungan sekitarnya.

"Mari kita saling mengingatkan dan menjadi contoh yang baik dalam berlalu lintas. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan disiplin dan kepedulian, kita dapat mengurangi risiko kecelakaan serta menciptakan jalan raya yang lebih aman dan nyaman untuk semua," pungkasnya.

Melalui kampanye edukatif tersebut, Ditlantas Polda Sumbar berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya tertib berlalu lintas.

Dengan mengedepankan sikap disiplin, menghormati sesama pengguna jalan, dan mematuhi peraturan yang berlaku, diharapkan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan di Sumatera Barat. (**)

Posting Komentar

0 Komentar