• Breaking News

    Advertisement

    loading...

    One Way Padang–Bukittinggi Kembali Diterapkan, Strategi Polda Sumbar Urai Macet Mudik 2026



    PADANG PARIAMAN — Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat kembali menerapkan rekayasa arus lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) di jalur Padang–Bukittinggi selama periode mudik Lebaran 2026. Kebijakan ini diberlakukan selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Maret 2026, sebagai upaya mengurai kepadatan kendaraan di jalur utama tersebut.

    Pengaturan lalu lintas ini berada di bawah komando Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq. Ia menyebutkan bahwa penerapan sistem one way merupakan hasil evaluasi dari kondisi arus mudik tahun-tahun sebelumnya, khususnya di kawasan rawan macet seperti Lembah Anai hingga Padang Panjang.


    “Rekayasa ini kami lakukan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang signifikan selama arus mudik. Tujuannya agar perjalanan masyarakat tetap lancar dan aman,” ujarnya.


    Dalam skema yang diterapkan, arus kendaraan dari arah Padang menuju Bukittinggi melalui Padang Panjang akan diberlakukan satu arah mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Titik awal penerapan dimulai dari Simpang Tiga Sicincin hingga Simpang Padang Panjang.


    Selanjutnya, arus balik dari Bukittinggi menuju Padang akan diberlakukan sistem serupa pada pukul 14.00 hingga 18.00 WIB di jalur yang sama. Petugas kepolisian disiagakan di sejumlah titik strategis untuk memastikan pengaturan berjalan optimal.


    Dirlantas menegaskan bahwa waktu pemberlakuan sistem one way bersifat situasional. Artinya, penyesuaian dapat dilakukan sewaktu-waktu berdasarkan kondisi di lapangan guna menghindari penumpukan kendaraan.


    Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas selama melintas. Kepatuhan pengguna jalan dinilai menjadi kunci keberhasilan rekayasa lalu lintas ini.


    “Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan petugas di lapangan. Keselamatan dan kelancaran perjalanan adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.


    Penerapan sistem ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Singgalang 2026, yang digelar untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Idul Fitri.


    Tak hanya fokus pada pengaturan arus, pihak kepolisian juga mengingatkan para pengemudi untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta menjaga kebugaran tubuh sebelum melakukan perjalanan jauh.


    Dengan langkah strategis ini, diharapkan arus mudik di wilayah Sumatera Barat, khususnya jalur Padang–Bukittinggi, dapat berjalan lebih tertib, aman, dan minim hambatan.


    Kehadiran personel di lapangan menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menciptakan suasana mudik yang aman dan menyenangkan.


    (Put)

    Tidak ada komentar

    ada

    ada

    Post Bottom Ad

    ad728
    PT. Prosumbar Media Group, Mengucapkan: Selamat datang di www.sumbarraya.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Nov Wibawa