Warga Pandai Sikek Tegas Tolak Geothermal, Minta Pemerintah Batalkan Rencana Eksplorasi
Pandai Sikek, Sumbarraya— Rabu, 14 Januari 2026.
Masyarakat Nagari Pandai Sikek secara tegas menolak rencana eksplorasi panas bumi (geothermal) yang akan dilakukan di wilayah mereka dan meminta pemerintah pusat membatalkan investasi tersebut. Penolakan ini disampaikan langsung kepada perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI yang turun ke lapangan untuk melihat kondisi faktual wilayah yang direncanakan menjadi lokasi pengembangan geothermal.
Penolakan tersebut disampaikan dalam pertemuan resmi yang digelar di Kantor Wali Nagari Pandai Sikek, Rabu (14/1), yang dihadiri oleh Wali Nagari, pimpinan Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN), serta tokoh-tokoh masyarakat. Dalam forum itu, warga menyampaikan kekhawatiran serius terhadap dampak lingkungan dan sosial ekonomi yang ditimbulkan dari proyek geothermal.
Masyarakat menjelaskan bahwa Pandai Sikek merupakan wilayah yang sangat rentan terhadap krisis air bersih. Setiap musim kemarau, nagari ini kerap mengalami kekeringan selama berbulan-bulan, sehingga warga kesulitan memenuhi kebutuhan air rumah tangga dan pertanian. Mereka menilai eksploitasi geothermal berpotensi memperparah kondisi tersebut.
Selain persoalan air, warga juga menolak karena lokasi yang direncanakan untuk pembangunan wellpad dan logyard merupakan lahan pertanian produktif. Lahan tersebut selama ini menjadi sumber utama mata pencaharian masyarakat dan penopang ekonomi nagari.
“Yang kami butuhkan adalah investasi yang membantu mengembangkan industri hasil tani, bukan yang mengancam sumber air dan lahan pertanian kami,” ujar salah seorang perwakilan masyarakat.
Menanggapi penolakan tersebut, perwakilan Kementerian ESDM menjelaskan bahwa kunjungan dilakukan untuk melihat langsung kondisi lapangan serta mendengarkan aspirasi masyarakat. Mereka menyatakan seluruh masukan dan keberatan warga telah dicatat dan akan disampaikan kepada pimpinan di tingkat pusat sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.
Sebagai bagian dari rangkaian kunjungan, rombongan Kementerian ESDM diajak masyarakat meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi titik pembangunan fasilitas geothermal. Warga berharap dengan melihat kondisi nyata di lapangan, pemerintah dapat memahami alasan penolakan dan menghentikan rencana eksplorasi geothermal di Nagari Pandai Sikek.
(St.R.Batuah)

Tidak ada komentar