• Breaking News

    Advertisement

    loading...

    Wabup Tanah Datar Dampingi Sestama BNPB Tinjau Huntap dan Huntara, Pembangunan Diminta Dipercepat



    Tanah Datar, Sumbarraya – Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly mendampingi Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian meninjau progres rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap) dan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana, Rabu (7/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, BNPB meminta Pemerintah Daerah mempercepat pembebasan lahan dan pembangunan hunian agar segera dapat ditempati masyarakat.


    Saat meninjau lokasi rencana pembangunan 129 unit Huntap di Ladang Laweh, Kecamatan Rambatan, Sestama BNPB Rustian menegaskan pentingnya percepatan penyediaan lahan. Ia menyebutkan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menyiapkan lahan seluas sekitar 1,8 hektare, namun jika dinilai masih kurang, Pemda diminta segera mengajukan penambahan lahan melalui Gubernur.


    “Kalau lahan kurang, silakan bersurat ke Gubernur. Nanti saya sampaikan. Paling tidak bisa ditambah sekitar 3 hektare lagi, Insya Allah memungkinkan karena ini untuk kepentingan masyarakat,” ujar Rustian.


    Rustian juga menekankan agar Pemda memastikan kesiapan dan kesediaan masyarakat yang akan menempati Huntap maupun memilih relokasi mandiri. Menurutnya, bagi warga yang tidak menetap di Huntap tetap akan difasilitasi relokasi mandiri dengan catatan lahan aman, tidak bermasalah secara hukum, dan terbebas dari potensi bencana.

    Usai meninjau lokasi Huntap, rombongan melanjutkan peninjauan pembangunan 33 unit Huntara di Padang Kunyik, Nagari Bungo Tanjung, Kecamatan Batipuh. Di lokasi ini, Rustian meminta agar pembangunan dikebut. Dari total rencana, lima unit Huntara telah selesai dibangun.


    “Saya harap pembangunan dipercepat supaya masyarakat terdampak bencana bisa segera menempati. Targetnya dua sampai tiga pekan ke depan sudah tuntas,” kata Rustian.


    Hal senada disampaikan Sestama BNPB saat meninjau pembangunan 15 unit Huntara di sekitar Kantor Camat Batipuh Selatan. Ia berharap seluruh unit segera diselesaikan agar warga bisa segera mendapatkan hunian yang layak. Bagi masyarakat yang tidak memilih tinggal di Huntara, BNPB menyiapkan bantuan uang kontrak sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan.


    Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BNPB dan Pemerintah Pusat atas dukungan dan bantuan yang diberikan bagi masyarakat Tanah Datar pascabencana.


    “Saat ini Tanah Datar mendapatkan kuota 129 unit Huntap yang direncanakan dibangun di Rambatan. Namun bagi masyarakat yang memilih relokasi mandiri tetap akan kita fasilitasi, asalkan lahan yang digunakan tidak bermasalah,” ujar Wabup.


    Ia menambahkan, sesuai arahan BNPB, bantuan juga akan diberikan kepada masyarakat dengan kategori rumah rusak ringan dan rusak sedang. Karena itu, ia meminta seluruh OPD terkait memastikan keakuratan dan kelengkapan data agar proses pembangunan Huntap dan Huntara dapat berjalan lancar.


    “Tujuan utama kita adalah memastikan kenyamanan hidup, sosial, dan ekonomi masyarakat terdampak bencana agar mereka bisa kembali hidup lebih baik,” tegas Ahmad Fadly.


    Dalam kunjungan tersebut, Sestama BNPB juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak banjir, banjir bandang, dan tanah longsor. Kegiatan ini turut diikuti staf ahli BNPB, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanah Datar, Kalaksa BPBD, para camat, serta sejumlah OPD terkait lainnya.

    (YDV)

    Tidak ada komentar

    ada

    ada

    Post Bottom Ad

    ad728
    PT. Prosumbar Media Group, Mengucapkan: Selamat datang di www.sumbarraya.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Nov Wibawa