• Breaking News

    Advertisement

    loading...

    Keselamatan Bukan Slogan, Dirlantas Polda Sumbar Bangun Budaya Tertib Berlalu Lintas

    SUMBAR | Jalan raya bukan sekadar lintasan kendaraan, melainkan ruang bersama tempat ribuan nyawa saling beririsan setiap hari. Menyikapi dinamika lalu lintas yang kian padat, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat menegaskan komitmennya menjadikan keselamatan sebagai nilai utama dalam setiap aktivitas berlalu lintas.

    Di bawah kepemimpinan Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., upaya menciptakan lalu lintas yang aman tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun kesadaran dan empati di tengah masyarakat.

    Menurutnya, tertib berlalu lintas merupakan cerminan karakter dan kepedulian sosial. Cara seseorang berkendara menunjukkan sejauh mana ia menghargai keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Oleh karena itu, budaya disiplin harus tumbuh dari kesadaran, bukan semata-mata karena takut terhadap sanksi.

    Dirlantas Polda Sumbar secara konsisten menggelar berbagai kampanye keselamatan, mulai dari ajakan menggunakan sabuk pengaman dan helm berstandar, mengendalikan kecepatan, hingga mematuhi rambu dan marka jalan. Pesan yang disampaikan sederhana namun bermakna mendalam: satu keputusan ceroboh dapat berujung pada kehilangan yang tak tergantikan.

    Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq juga menyoroti bahwa banyak kecelakaan lalu lintas berawal dari hal-hal kecil yang kerap dianggap sepele. Penggunaan ponsel saat berkendara, kondisi lelah yang diabaikan, hingga kecepatan berlebih menjadi pemicu utama terjadinya kecelakaan dalam hitungan detik.

    Karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu fokus saat berkendara serta menghindari alkohol dan penggunaan ponsel. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama.

    Selain edukasi, Ditlantas Polda Sumbar juga memberikan perhatian khusus pada titik-titik rawan kecelakaan. Persimpangan padat, ruas jalan dengan visibilitas terbatas, hingga kawasan rawan pelanggaran menjadi fokus pengawasan dan pembinaan agar pengendara lebih waspada dan tidak tergesa-gesa.

    Dalam berbagai kesempatan, Dirlantas Polda Sumbar menegaskan bahwa jalan raya adalah ruang bersama yang tidak memberi keistimewaan kepada siapa pun. Sikap saling menghormati dan pengendalian emosi saat berkendara menjadi kunci terciptanya lalu lintas yang aman dan beradab.

    Pendekatan humanis terus dikedepankan dalam setiap kegiatan Ditlantas Polda Sumbar. Edukasi dilakukan dengan bahasa yang membumi dan menyentuh sisi kemanusiaan, agar masyarakat memahami bahwa keselamatan adalah investasi jangka panjang.

    Dirlantas Polda Sumbar juga mengingatkan pengendara agar tidak memaksakan diri saat kondisi tubuh lelah. Beristirahat sejenak dinilai jauh lebih bijak dibanding mempertaruhkan keselamatan demi mengejar waktu.

    Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Keselamatan di jalan raya bukan semata tanggung jawab kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pengguna jalan.

    Dengan konsistensi edukasi dan pendekatan persuasif, Dirlantas Polda Sumbar berharap kesadaran berlalu lintas tumbuh menjadi budaya, bukan paksaan. Jalan raya yang aman diyakini menjadi fondasi penting bagi mobilitas yang sehat dan berkelanjutan.

    Pada akhirnya, pesan yang terus digaungkan Dirlantas Polda Sumbar tetap sama: tertib berlalu lintas adalah cermin budaya bangsa. Keselamatan bukan hanya tujuan, melainkan komitmen moral yang harus dijaga bersama, setiap hari, di setiap perjalanan.

    TIM

    Tidak ada komentar

    ada

    ada

    Post Bottom Ad

    ad728
    PT. Prosumbar Media Group, Mengucapkan: Selamat datang di www.sumbarraya.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Nov Wibawa