• Breaking News

    Advertisement

    loading...

    Amien Rais Sebut Keluarga Jokowi Memalukan, Bilang Iriana, Gibran dan Kaesang Bodoh dan Tak Beretika


    Amien Rais turut menanggapi pernyataan Jokowi yang membolehkan Presiden dan para menteri berkampanye dan mendukung salah satu capres.

    SUMBARRAYA.COM, - - -  

    Ketua Majelis Syuro Partai Umat, Amien Rais turut menanggapi pernyataan Jokowi yang membolehkan Presiden dan para menteri berkampanye dan mendukung salah satu capres.

    Menurut Amien Rais, pernyataan Jokowi itu sudah jelas mempertontonkan ambisi dan kebodohannya sebagai orang nomor satu di Indonesia.

    "Nah Jokowi menampakkan kebodohannya sekaligus ambisi butanya ketika menyatakan di berbagai forum bahwa sebagai presiden dia akan berkampanye dan memihak paslon yang ada," kata Amien di akun youtube @amienraisofficial dikutip, Jumat (26/1/2024).

    Mantan Ketua MPR ini juga menyinggung tentang kebodohan yang dipertontonkan keluarganya, termasuk Gibran Rakabuming Raka, Kaesang, dan Ibu Negara Iriana Jokowi.

    "Ternyata seluruh keluarga Jokowi juga maaf memalukan. Gibran bodoh dan memalukan. Kaesang sama. Ibunya juga sama, juga memalukan. Menantunya di Medan sama," tutur Amien lagi.

    Tak hanya itu, Amien Rais juga kemudian menyinggung anak ingusan Jokowi, yaitu Gibran.

    Amien katakan, keluarga Jokowi saat ini sedang dikroyok oleh sebagian tokoh bangsa ini karena dinilai sudah tidal beretika dalam berpolitik.

    "Itu juga anak ingusannya Gibran. Hampir semua kalangan marah pada sikap Jokowi yang sudah tidak lagi punya etik," tuturnya.

    "Nah Jokowi sekarang ini sedang dikroyok oleh sebagian anak bangsa yang sudah muak dengan prilaku dan pikiran Jokowi, yang sudah tidak punya rasa malu lagi," ujarnya lagi.

    Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, seorang presiden boleh berkampanye dalam pemilihan umum (pemilu).

    Selain itu, menurut Jokowi, presiden juga boleh memihak kepada calon tertentu dalam kontestasi pesta demokrasi.

    Hal itu disampaikan Jokowi saat ditanya perihal menteri-menteri yang berasal dari bidang non politik malah aktif berkampanye pada saat ini.

    "Yang penting, presiden itu boleh loh kampanye. Presiden itu boleh loh memihak. Boleh. Tapi yang paling penting waktu kampanye tidak boleh menggunakan fasilitas negara. (Jadi) boleh (presiden kampanye)," kata Jokowi di Jakarta. 

    Sumber: Pojoksatu

    No comments

    ada

    ada

    Post Bottom Ad

    ad728
    PT. Prosumbar Media Group, Mengucapkan: Selamat datang di www.sumbarraya.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Nov Wibawa