Sumbar Raya,(Padang),- - -Wali Kota Padang Mahyeldi menegaskan kepada seluruh ASN Pemko Padang
agar mengelola keuangan daerah dengan benar, bekerja sesuai dengan
aturan, menjaga integritas, menghindari pungutan liar, dan meningkatkan
kedisplinan dalam bekerja.
“Revolusi karakter ASN merupakan salah satu prioritas dari sembilan
agenda aksi Nawa Cita Pemerintah Pusat,” ujar Mahyeldi saat menjadi
pembina upacara bulanan ASN Pemko Padang di pelataran parkir GOR H. Agus
Salim, Jumat (17/3/2017).
Lebih lanjut dijelaskan, komitmen bersama ASN merupakan bagian
terpenting dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan, terutama
dalam pengelolaan keuangan daerah. Begitu juga dengan penerapan standar
akuntansi pemerintahan berbasis akrual yang telah diatur oleh pemerintah
pusat.
Ditambahkannya, sebagaimana diamanatkan UU No 17 Tahun 2003 tentang
Keuangan Negara, yang mengharuskan keuangan negara dikelola secara
tertib, taat aturan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan
bertanggungjawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatuhan.
“Saat ini, kita telah memasuki bulan ke-3 (tiga) dari tahun 2017, dan
pada akhir Maret ini Pemko Padang akan menyerahkan Laporan Keuangan
pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2016 kepada BPK untuk di audit,” terang
Mahyeldi.
Pada tahun 2014 dan 2015, laporan keuangan Pemko Padang mendapatkan
Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dan mendapatkan penghargaan Dana Rakca
tahun 2016 dari Presiden RI, sehingga Pemko Padang berhak atas intensif
daerah sebesar 52,7 Milyar dari Kementerian Keuangan RI.
“Mari kita maksimalkan reformasi pengelolaan keuangan Pemko Padang ini,
tentunya dengan merevolusi karakter kita dalam melaksanakan tugas dan
tanggungjawab sebagai seorang ASN,” tutur Mahyeldi.
Selanjutnya, Mahyeldi juga mengimbau kepada seluruh ASN Pemko Padang
untuk mengutamakan serta memanfaatkan waktu emas bersama keluarga pada
pukul 18.00 WIB – 21.00 WIB. (tf/ul).
