Sumbar Raya -- ~ Proyek Pembangunan Drainase yang berlokasi di daerah
Kota Padang tepatnya di Simpang Haru Kecamatan Padang Timur dalam
pemberitaan sebelumnya lagi - lagi kong kalingkong proyek dinas PU
dikota padang kembali terkuak. Apa lagi tanpa Plang Proyek dan tanpa
Dereksiket, bahkan kuat dugaan mengurangi volume pekerjaan, Kali ini
saat di konfirmasikan kepada Kepala Dinas PU Kota Padang Fatriarman Nur
Kemarin disinyalir menutup - nutupinya dengan dalih konfirmasikan saja
sama kabid (Kepala Bidang)yang terkait. Ungkapnya.
Ironisnya, ketika media ini menghubungi Kabid SDA Herman. H tidak bisa
ditemui bahkan di hubungi via SMS tidak di balas apalagi di hubungi
melalui telfon selulernya pun juga tidak di jawab. Kuat dugaan ada
persengkongkolan antara pejabat PU Kota Padang atau pun disinyalir
Rekanan ini disebut - sebut bahwa sangat dekat orang nomor satu di Kota
Padang. Sebab, baik Kabid maupun PPTK tidak mau memberikan informasi
yang lengkap dan jelas.
Parahnya, ketika di konfirmasikan kepada Pejabat Pelaksana Teknis
kegiatan (PPTK) Kasmaizar di kantor PU Kota Padang , seakan - akan
menutupi semua persoalan. Bahkan Kasmaizar selaku PPTK saat di
konfirmasikan mengenai keberadaan lantai kerja, Kemampuan Dasar
Perusahaan(KD) Direksikeet apa ada dalam perencanaan Kasmaizar hanya
menjawab " mungkin pakai Lantai Kerja dan mungkin Direksikeet juga ada
dalam Kontrak". Tuturnya
Hebatnya, informasi yang di peroleh dari beberapa narasumber yang tidak
mau disebutkan namanya mengatakan " Peket yang berlokasi disimpang Haru
tersebut memakai lantai kerja dan mutu beton untuk Kanstinnya adalah
K250 dan Direksikeetnya ada dalam Kontrak. Dan saya tidak mengetahui
seluruhnya, saya cuma tahu bahwa proyek itu pakai lantai kerja ".
tuturnya
Informasi yang diterima media ini dari berbagai narasumber, Perusahaan
yang mengerjakan Drainase yang berlokasi di Simpang Haru Kota Padang ini
diduga jelas jelas mengurangi volume pekerjaan. Terutama tidak memakai
Lantai Kerja, tidak memakai Direksikeet dan mutu Beton Kanstinnya juga
diragukan. Lalu bagai mana untuk laporan hariannya kalau tidak ada
Direksikeet. Apa di rekayasa saja? (gn.c/md)

0 Komentar