PADANG, SUMBARRAYA.COM – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Asosiasi Media Online Nusantara (ASANTARA) resmi meluncurkan sejumlah program strategis nasional sebagai upaya memperkuat kompetensi insan pers, membangun tradisi intelektual, serta mendorong lahirnya jurnalisme yang profesional, berkualitas, dan berintegritas di Indonesia.
Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat pengurus DPN ASANTARA yang digelar pada Jumat (3/7/2026). Sejumlah program kerja prioritas jangka pendek disepakati sebagai langkah awal dalam memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan media online.
Ketua Umum DPN ASANTARA, Drs. H. Marlis, M.M., C.Med., menegaskan bahwa organisasi media harus mampu menjadi lebih dari sekadar wadah berhimpun para pemilik media. Menurutnya, ASANTARA harus hadir sebagai pusat pengembangan kompetensi, wawasan, serta kolaborasi yang melahirkan karya jurnalistik berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.
“DPN ASANTARA ingin menjadi organisasi yang aktif, produktif, dan memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan ekosistem media nasional. Media yang kuat lahir dari budaya diskusi, kolaborasi, investigasi, dan komitmen terhadap etika jurnalistik,” ujar Marlis.
Sebagai implementasi program tersebut, DPN ASANTARA akan menyelenggarakan Diskusi Publik Bulanan dengan menghadirkan narasumber dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, praktisi hukum, pejabat publik, ekonom, pelaku usaha, hingga tokoh masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus memperluas wawasan insan pers dalam menghadapi dinamika perkembangan zaman.
Tak hanya itu, DPN ASANTARA juga akan membangun budaya investigasi dan pemberitaan kolaboratif melalui kerja sama lintas media anggota. Langkah tersebut bertujuan menghasilkan karya jurnalistik yang lebih mendalam, akurat, berimbang, dan tetap berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik.
Dalam pengembangannya, DPN ASANTARA juga tengah mempersiapkan sejumlah agenda strategis lainnya, seperti pembentukan Forum Diskusi Nasional ASANTARA, Tim Investigasi Nasional ASANTARA guna mendukung liputan bersama lintas daerah, serta penyelenggaraan ASANTARA Award sebagai bentuk apresiasi kepada insan pers dan media online yang dinilai berprestasi serta memiliki integritas tinggi.
Sebagai langkah awal, DPN ASANTARA dijadwalkan menggelar Diskusi Publik Perdana pada Senin, 6 Juli 2026. Kegiatan tersebut akan menghadirkan H. Halius Hosen, mantan Ketua Komisi Kejaksaan Republik Indonesia yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina DPN ASANTARA, sebagai narasumber utama.
Dengan pengalaman panjang di bidang penegakan hukum dan tata kelola pemerintahan, Halius Hosen diharapkan mampu memberikan perspektif yang komprehensif mengenai peran strategis media dalam mengawal supremasi hukum, transparansi, akuntabilitas publik, serta memperkuat demokrasi.
Marlis optimistis, melalui berbagai program yang telah disusun, DPN ASANTARA akan menjadi organisasi media yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
“Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi nasional, kami yakin program-program strategis ini akan menjadi tonggak penting dalam membangun organisasi media yang kredibel, berdaya saing, serta mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap media online sebagai pilar demokrasi dan mitra pembangunan bangsa,” tutupnya.
(Puput)

0 Komentar