• Breaking News

    Advertisement

    loading...

    Pengurus PWRI Kabupaten Solok Masa Bakti 2023–2028 Resmi Dikukuhkan, Wabup Candra: PWRI Mitra Strategis Pemerintah



    Arosuka — Pengurus Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Solok masa bakti 2023–2028 resmi dikukuhkan pada Kamis, 20 November 2025, dalam sebuah acara khidmat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Solok. Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Acara tersebut turut dihadiri Ketua PWRI Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Ketua Harian PWRI Sumbar, Drs. Asnol Amri, MM, beserta jajaran pengurus. Hadir pula Bupati Solok periode 2016–2021 Dr. H. Gusmal, SE, MM; Bupati Solok periode 2010–2015 Drs. H. Syamsu Rahim; serta Penasehat PWRI Kabupaten Solok Drs. Asrizal, MM.

    Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Solok, H. Candra, dengan susunan pengurus sebagai berikut:

    Ketua: Dr. Erizal, SE., MM

    Wakil Ketua I: Syafrizal Sj, SE

    Wakil Ketua II: Ir. Sarkawi, MM

    Sekretaris: Drs. Ahmad Taufik, MM

    Wakil Sekretaris: Masni L, S.Pd

    Bendahara: Endang Wijaya, S.Sn


    Pengukuhan PWRI Kabupaten Solok sempat tertunda dari jadwal semula, namun kini telah terlaksana dan diharapkan menjadi awal konsolidasi organisasi untuk memperkuat peran PWRI di tengah masyarakat.

    “Aspek penting yang harus segera dipercepat adalah pendataan anggota, konsolidasi hingga tingkat kecamatan, serta peningkatan kegiatan sosial,” ujar Asnol Amri. Ia menegaskan bahwa PWRI merupakan mitra penting pemerintah daerah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan, terutama yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

    Wakil Bupati Solok H. Candra dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pengukuhan tersebut. Menurutnya, keberadaan PWRI sangat strategis karena diisi oleh para mantan ASN berpengalaman yang memiliki pengaruh besar di lingkungannya.

    “Pengurus PWRI adalah tokoh-tokoh yang telah kenyang pengalaman. Ini merupakan potensi besar yang sangat dibutuhkan pemerintah daerah,” ujarnya.

    Pada kesempatan itu, Wabup Candra juga menyinggung berbagai persoalan penyakit masyarakat yang kini mengancam generasi muda, seperti narkotika, maksiat, LGBT, minuman keras, dan judi online. Ia menekankan bahwa permasalahan tersebut hanya dapat diatasi melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat.

    “Kita sedang dihadapkan pada gempuran penyakit masyarakat. Ini harus diberantas bersama. Salah satunya melalui dorongan lahirnya Peraturan Nagari (Perna) Anti Penyakit Masyarakat di setiap nagari,” tegasnya.

    Saat ini, Perna Anti Penyakit Masyarakat telah diterapkan di Nagari Paninggahan dan Nagari Paninjauan. Pemerintah berharap kebijakan serupa dapat diikuti seluruh nagari di Kabupaten Solok.

    “Saya berharap para tokoh PWRI dapat berperan aktif mendorong nagari masing-masing untuk melahirkan Perna Anti Penyakit Masyarakat. Perna ini menjadi benteng penting dalam melindungi masyarakat dari dampak negatif penyakit sosial,” lanjut Candra.

    Dengan dukungan para tokoh PWRI yang dihormati dan memiliki jaringan kuat di masyarakat, pemerintah optimistis gerakan ini dapat berkembang lebih luas serta memberi dampak nyata bagi generasi muda dan kehidupan sosial masyarakat Kabupaten Solok.


    Pengukuhan ini menandai langkah baru PWRI Kabupaten Solok dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Dengan kepengurusan yang solid dan semangat kebersamaan yang tinggi, PWRI diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar dalam pembangunan daerah dan penguatan sosial kemasyarakatan, serta menjadi wadah pengabdian berkelanjutan bagi para pensiunan ASN.


    (bus)


    No comments

    ada

    ada

    Post Bottom Ad

    ad728
    PT. Prosumbar Media Group, Mengucapkan: Selamat datang di www.sumbarraya.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Nov Wibawa