Sumbar Raya,(JAKARTA) - - – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh
Indonesia (BEM SI) berencana menggelar aksi unjuk rasa secara serentak
di 19 titik wilayah se-Indonesia, Kamis (12/1) sekira pukul 10.00 WIB.
Para mahasiswa dalam Aksi Unjuk Rasa Bela Rakyat 121 itu bakal
menyatakan penolakan dengan tegas PP No. 60 Tahun 2016 dan menuntut
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk
mencabut PP tersebut, dan menuntut Jokowi-JK untuk membuat kebijakan
yang pro terhadap rakyat.
Kemudian mengecam keras pemerintah dan jajarannya yang saling “cuci
tangan” dengan kebijakan yang dibuat, dan meminta pemerintah untuk
transparansi dan sosialisasi dalam setiap menentukan suatu kebijakan.
Para mahasiswa juga akan menyuarakan penolakan kenaikan tarif listrik
golongan 900VA, dan mendesak dikembalikannya subsidi untuk tarif
listrik golongan 900VA.
Menurut Koordinator BEM Se-Jabodetabek dan Banten (BSJB) Fitri Azmi,
massa BEM yang tergabung dalam BEM Se-Jabodetabek dan Banten, termasuk
di dalamnya BEM Bekasi Kota/Kab Bekasi akan turut ikut menggelar aksi
121 di depan Istana Negara. Namun, untuk titik keberangkatan massa
diserahkan ke ketua BEM masing-masing.
“Sedangkan titik kumpul terakhir massa BEM Se-Jabodetabek dan Banten
di DKI Jakarta rencananya sebelum bergerak ke depan Istana Negara, para
mahasiswa akan berkumpul terlebih dahulu di Bundaran HI Jakpus, dengan
estimasi massa mahasiswa BEM Se-Jabodetabek dan Banten kurang lebih 500
s/d 700 orang,” ujar Fitri, Rabu (11/1)
Selain di Jakarta, 18 wilayah se-Indonesia lainnya yang turut
menggelar aksi121 serentak beserta titik aksinya adalah Aceh, Padang,
Riau, Jambi, Palembang, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Jakarta,
Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Samarinda, Banjarmasin,
Pontianak, Mataram, Gorontalo dan Merauke.
(oke zone)