Sumbar Raya - - - Tanah Datar.
Satuan unit Lalu Lintas Polres Tanah Datar menggelar apel kampanye tertib
berlalu-lintas Selasa(15/11) di lapangan Cinduo Mato Batusangkar.
Kapolres Tanah datar AKBP Irfa Asrul Hanafi dalam amanatnya mengugkapkan, jalan
raya merupakan mesin pembunuh nomor satu, dan kecelakaan didominasi oleh
kalangan pelajar, hal ini diakibatkan ketidakpatuhan terhadap peraturan berlalu
lintas.
"Persamaan hak dalam menggunakan jalan raya antara pejalan kaki dengan
pengendara haruslah dihormati", ucap Kapolres.
Menurut Kapolres, kampanye ini sebagai salah satu upaya untuk mengajak
generasi penerus bangsa supaya tertib berlalu lintas, sebab kesadaran akan tertib
berlalu lintas harus ditanamkan sejak dini.
Kapolres
mengatakan, gerakan ini untuk menekan pelanggaran lalu lintas yang masih sering terjadi di
Tanah Datar. â€Jangan ada darah berceceran lagi di
jalan raya, marilah kita sama-sama menghormati setiap pemakai jalanâ€Å“, ajak
Kapolres.
Dijelaskannya,
mulai Rabu 16/11 ini, Kepolisian Republik Indonesia secara serentak menggelar
Operasi Zebra 2016, mari bersama sambut dengan bahagia, karena kegiatan ini
dimaksudkan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalulintas, jadikan
sebagai awal kebangkitan untuk mendisiplinkan diri, karena disipilin adalah
kunci dari keselamatan, "awalilah dari diri sendiri, karena apabila setiap
individu telah menjalankannya, maka secara otomatis dengan sendirinya semua
telah saling menjaga," pungkasnya
Sementara itu
Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma menghimbau warga Tanah datar untuk
mendukung kampanye tertib berlalu lintas. â€Sayangilah nyawamu dan hormatilah
pengguna jalan yanglain,†himbaunya.
Pada kampanye
itu dilakukan penanda-tanganan komitmen bersama tertib lalu lintas oleh
Wakil Bupati tanah Datar Zuldafri Darma dan diteruskan Forkompinda,dan perwakilan
pelajar seluruh Tanah Datar.
Di tempat terpisah Kasatlantas Polres Tanah Datar AKP Yulandi Rusadi
menyebutkan, kegiatan itu kolaborasi antara pemerintah, komunitas,
polisi, dan lainnya. (humas/eri)
0 Komentar